Irritable Bowel Syndrome (IBS)

www.menjadi-terbaik.blogspot.com
Sahabat pernah merasakan nyeri perut, kembung, dan gangguan buang air besar tanpa sebab yang jelas? Ketika diperiksa, dokter tidak menemukan penyakit pada pencernaan Anda.
Hmm... jangan-jangan Anda mengalami Irritable Bowel Syndorome (IBS).

Irritable Bowel Syndrome (IBS) merupakan salah satu gangguan pencernaan yang tidak disebabkan oleh virus ataupun bakteri melainkan terjadi karena gangguan fungsional saluran pencernaan atau gangguan fungsional pergerakan usus.

Berbeda dengan sakit lambung (GERD), gejala gangguan pencernaan ini meliputi nyeri perut atau rasa tidak nyaman di perut selama waktu 3 bulan atau 12 minggu dalam kurun waktu 1 tahun terakhir. Jadi IBS bersifat kronis atau kambuhan.
Biasanya, rasa tidak nyaman itu disertai dengan tanda-tanda:
  • nyeri akan membaik setelah buang air besar
  • terjadi perubahan pola buang air besar (menjadi lebih sering atau lebih jarang)
  • terjadi perubahan bentuk tinja (menjadi lebih lembek/cair atau lebih keras).
  • rasa tidak nyaman sewaktu buang air besar (mengejang, kebelet, atau rasa tidak lega setelah buang air besar)
  • mengeluarkan mukus (ingus) saat buang air
  • kembung atau rasa sebah di sekitar lambung
IBS dapat digolongkan menjadi 3 subtipe:
  1. IBS Diare = pola buang air besar menjadi lebih dari tiga kali sehari dengan bentuk tinja yang lembek atau cair.
  2. IBS Konstipasi = terjadi sembelit dengan pola buang air besar menjadi kurang dari tiga kali seminggu dan bentuk tinja menjadi lebih keras. 
  3. IBS Alternating = terjadi diare dan konstipasi secara bergantian. Frekuensinya tidak menentu, tergantung dari kondisi tubuh masing-masing penderita.
Penanggulangan dilakukan dengan 2 cara:
  1. Terapi non obat. Untuk IBS Diare dilakukan dengan mengurangi makanan yang terlalu banyak mengandung lemak, makanan atau minuman yang mengandung gula fruktosa, minuman beralkohol, dan produk susu. Untuk pasien IBS Konstipasi sangat dianjurkan untuk menambahkan unsur serat dalam menu makanannya.
  2. Terapi obat. Untuk pengobatan IBS Diare dapat diberikan obat anti diare seperti loperamid, difenoxilat, ataupun kolestiramin. Untuk penderita IBS Konstipasi dapat diberikan obat-obatan yang bersifat sebagai pencahar seperti ispagula dan bisakodil. Untuk mengatasi gejala nyeri perutnya dapat diberikan mebeverin.
Bagaimana HD Menolong?
1. Bee Propolis Tablet, memiliki kandungan bioflavonoid yang sangat tinggi dibandingkan buah-buahan atau makanan lainnya.
2. DT. Enzymeminerals, mengandung enzyme-enzyme yang penting bagi pencernaan, mampu mempercepat reaksi kimia dalam tubuh sehingga zat makanan terurai lebih optimal.
3. Clover Honey, madu asli yang berasal dari nektar bunga clover, mempunyai sifat mengikat elektrolit-elektrolit yang ada di dalam saluran pencernaan.


***

info dan pemesanan, silahkan menghubungi:
icha 
WA/Telp: 085267504271

2 Responses to "Irritable Bowel Syndrome (IBS)"

  1. Menarik sekali artikelnya tentang sakit perut. Terima kasih infonya wordpress

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Putri Endang. Terimakasih untuk kunjungannya.
      Kalau berkenan silahkan ikuti info-info lainnya yaaa... :)

      Hapus

Harap memberikan komentar yang relevan dengan post, bukan spam, dan tidak menggunakan kata-kata kasar atau menyinggung SARA.
Terimakasih.